16 December 2012

3 Gerimis

Rasa yang membuncah merindui akan garis hujan
Di alam sahara teluk parsi, semenanjung arabia
Kurendam dalam tiga gerimis tahun ini

***

Ya, setelah berlalunya musim panas di Qatar yang dimulai dengan mulai turunnya temperatur udara yang biasa diatas 40 derajat sejak pertengahan November lalu, kini suhu merambat turun hingga hari ini 21 derajat di tengah hari. Padahal biasanya bisa 43 hingga 50 derajat saat bulan Mei hingga September.

Sejak pagi gerimis membasahi jalanan kota Doha.
Biasa, karyawanpun banyak yang belum datang. Ah, kirain hanya di tanah air aja, ternyata disini juga sama.

Ternyata hingga tengah malam gerimis tak juga berhenti.
Disebagian jalanan kota Doha tergenang air. Karena saluran dehidrasi kurang baikkah?
Entahlah... karena saya belum pernah melihat saluran got disini. Semua saluran ada dibawah tanah. Tertutup.

Malam harinya teman-teman mengajak makan soto di Resto Jakarta. Kebetulan teman orang Arab (Mesir) juga mau mencoba masakan Indonesia. Akhirnya kita berempat berangkat. Menuju Resto Jakarta yang berada di Ramada. Menembus malam yang dingin dan gerimis.

Doha, 16 Desember 2012

No comments:

Post a Comment