16 April 2013

Journey My Umroh #2



Rabu, 27 Maret 2013


Setelah saya mandi dan mengenakan pakaian ihram di Miqot Qarn Manazil sayapun pergi ke masjid untuk melaksanakan sholat sunnah tahiyatul masjid. Sebenarnya tidak ada sholat khusus setelah mengenakan pakaian ihrom. Lalu saya lafadz kan "LabbaikALLOHumma umrotan" dan bispun mulai bergerak menuju Mekkah. Dan kalimat talbiyahpun membahana didalam bis.


"Labbaikkallah humma Labbaik,

Labbaikalla syarikalaka labbaik

Innalhamdah wanni'mata Lakawalmuka

Laa syariikalaka"


Sepanjang perjalanan mulai dari miqot hingga pintu Masjidil Haram kita di sunnahkan membaca talbiyah ini. Jarak antara Miqot Qarn Manazil dengan Mekkah sekitar 75 km. Ditempuh sekitar sejam perjalanan darat. Sebelum memasuki kota Mekkah saya melihat beberapa perkkebunan di bawah pegunungan batu yang tandus. Subhanalloh...


Saat memasuki perbatasan kota Mekkah ada sebuah Check Point untuk pemeriksaan dan bagi orang non-muslim dilarang keras memasuki kota ini. Setelah itu bus mulai melewati beberapa terowongan yang menembus beberapa gunung batu. Mungkin sekitar 3 atau 4 terowongan kami lewati dan akhirnya mulai terlihatkan bangunan tertinggi di Saudi Arabia yaitu Zamzam Tower.Tower Zamzam ini memiliki 70 lantai yang berada tepat di depat pintu utama Masjidil Haram. Dibagian atas gedung ini terdapat jam besar.
Memasuki kota Mekkah

Tepat saat azan dzuhur berkumandang dari Masjidil Haram bus kamipun sampai di hotel Deafah Oasis Hotel di Makkah Ajyaad Alsud Qureesh Street. Sekitar 1 km dari arah timur Ka'bah. Setelah menaruh tas di lobby hotel rombongan kamipun langsung bergegas menuju Masjidil Haram untuk sholat dzuhur yang langsung diikuti dengan ibadah umroh. Lucunya hampir 100% yang ikut dalam rombongan saya semuanya pertama kali melakukan umroh. Kebanyakan mereka warga negara Mesir.


UMROH

Setelah berjalan 15 menit dari hotel sampailah kami di pintu utama Masjidil Haram. Saat itu orang yang mengunjungi Ka'bah sangat padat. Hingga pelataran luar masjidpun penuh dengan jamaah sholat. Kami telat untuk berjamaah karena mengurus administrasi di hotel tadi.

Sampailah saya dan rombongan didalam masjid tersuci dan tertua dan pertama didunia ini. Pemeriksaan di pintu gerbang ini tidak terlalu ketat hanya mereka yang membawa tas besar seperti ransel saja yang dilarang masuk. Kalau tas kecil atau tas untuk sendal diperbolehkan.

Dan saya pun terharu saat melihat Ka'bah untuk pertama kali dalam hidupku. Sebuah bangunan yang tiap hari 5 kali kita menghadap kearahnya. Kini bangunan itu telah berada didepan mata saya secara langsung. Subhanalloh. Allohu Akbar ... Allohu Akbar ... Allohu Akbar

Di pelataran lantai Ka'bah, sesaat sebelum memulai tawaf umroh

Pertama yang saya ucapkan saat melihat Ka'bah adalah doanya Umar bin Khattab saat melihat Ka'bah yaitu  "Allohumma anta salam, waminka salam fahayyina robbanaa bissalaam"

Dan sayapun melaksanakan sholat dzuhur pertama kali didepan ka'bah...Alhamdulillah.


...... bersambung ke Journey My Umroh #3

No comments:

Post a Comment